Menhan Mendampingi Presiden Tinjau Latihan Pemantapan Korps Marinir
Tanggal: 08 Februari 2010
Categories: Politik & Hankam


Lampung – DMC,  Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Minggu pagi (7/2) mendampingi Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono meninjau latihan pemantapan Korps Marinir di Pantai Caligi, Padang Cermin, Persawaran, Lampung. Usai meninjau latihan pemantapan Korps Marinir, Presiden dan rombongan juga meninjau  pameran produk bio-marine dan penaman pohon trembesi di Markas Komando Batalyon Infanteri – 9 Marinir Beruang Hitam dan peninjauan bhakti sosial Kes Yala di Pantai Klara.

Selain Menhan, dalam peninjauan tersebut Presiden juga didampingi Menkopolhukam, Panglima TNI, Kasal dan Dankormar. Hadir pula Menkopolhukam, Menko Bidang Perekonomian, Mensesneg, Menhut, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menpora, Seskab, Kasad, Kasau, Wamenhan, Wamenhub, Pangdam III/Siliwangi, Sekmil dan Pangarmabar.

Presiden bersama rombongan berangkat menuju Pantai Caligi, Padang Cermin, Persawaran. Lampung menggunakan KRI Surabaya-591 dari Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu Malam (6/2). Dalam perjalanannya menuju Lampung, kegiatan Presiden di KRI Surabaya – 591 didahului dengan paparan tentang Latihan Pematapan Korps Marinir oleh Dankormar dan dilanjutkan Rapat Kabinet tebatas yang dipimpin oleh Presiden.

Rapat dihadiri oleh Mankopolhukam, Menkoperekonomian, Menhan, Panglima TNI, Kapala Staf Angkatan, Wamenhan dan sejumlah pejabat teras di lingkungan Dephan, Mabes TNI dan Mabes Angkatan. Rapat terbatas yang berlangsung tertutup tersebut membahas tentang Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI.

Sabtu dini hari, KRI Surabaya – 591 yang dinaiki  Presiden  tiba di Perairan Teluk Ratai,  Lampung. Pada Sabtu pagi Presiden beserta rombongan melakukan pendaratan di  Pantai Caligi, Padang Cermin, Pesawaran, Lampung menggunakan kendaraan tempur LVT-7 guna melakukan peninjauan latihan pemantapan Koprs Marinir. Sebelumnya, sejumlah Tank Amfibi telah keluar dari geladak KRI Surabaya-591 dan melakukan pendaratan Pantai Caligi setelah Presiden  memberikan taklimat kepada pasukan Korps Marinir dari anjungan KRI Surabaya – 591.  


Pemberangkatan kendaraan tempur LVT-7 yang digunakan oleh Presiden RI dari KRI Surabaya – 591 berada pada urutan gelombang ke empat setelah Tankfib PT-76  dan RRF BTR  - 50. Setibanya di Pantai Caligi, Padang Cermin, Pasawaran, Lampung, Presiden disambut oleh Gubernur Lampung, Ketua DPRD dan Anggota Muspida Provinsi Lampung.

Di  Pantai Caligi, Presiden menyaksikan pendaratan gelombang ke 5,6,7 dan 8 tankfib Marinir dan menyaksikan demonstrasi tempur pertama antara lain penembakan tiga unit Tankfib PT-76, penembakan dua unit BVP-2, penembakan dua unit Howitser 105, penembakan dua unit Roket RM 70 Grad. Selanjutnya Presiden RI bersama rombongan menyaksikan demonstrasi tempur kedua diantaranya penembakan di atas pohon, penembakan Reaksi, penembakan mortar 81 dan River Crossing.

Latihan Pemantapan Terpadu yang melibatkan ribuan Prajurit Korps Marinir itu berlangsung sejak 25 Januari hingga Maret 2010. Pembukaan latihan secara resmi digelar di Pantai Caligi, Padang cermin, Persawaran oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Madya TNI Agus Suhartono, SE, Jumat (29/1) dalam suatu Upacara Militer yang dihadiri oleh para Asisten KSAL, Pangkotama TNI-AL, Jajaran Muspida Provinsi Lampung, Pimpinan TNI dan Polri di wilayah Lampung serta para tokoh masyarakat Lampung.

Pasukan yang mengikuti Latihan Pemantapan Terpadu tersebut dilengkapi dengan sejumlah material tempur diataranya kendaraan tempur amfibi jenis LVT-7A1, Tank Amfibi PT-76, BTR-50, BVP-2, KAPA, Roket RM-70 Grad, Howitzer 150 dan Sea Rider. (BDI/HDY)



DMC/JULI






Artikel dari Defence Media Centre
http://www.dmcindonesia.web.id

URL:
http://www.dmcindonesia.web.id/modules.php?name=News&file=article&sid=897