1

     Languages



     Categories Menu
· Politik & Hankam
· Ekonomi & Hukum
· Iptek&Pendidikan
· Diplomasi Pertahanan
· Kesra & Personel
· Opini/Artikel
· Olahraga & Religi
· Berita TNI Pilihan
· Kliping Internet
· Jurnal
· Tanggapan Kasus

     Statistik
· Statistik


     Perpustakaan
Perpustakaan Dephan

     Sedang Online
Saat ini ada, 24 tamu

Masalah Perbatasan Republik Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste

Senin, 12 Juli 2010
Perlu diketahui, bahwa perbatasan antar negara Republik Indonedia (RI) dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) di Nusa Tenggara Timur (NTT) terletak di tiga Kabupaten yakni di Belu, Kupang dan Timor Timur Utara (TTU). Perbatasan di Belu terletak memanjang dari utara ke selatan bagian pulau Timor, sedangkanperbatasan Kabupaten Kupang dan TTU berbatasan dengan salah satu wilayah Timor Leste, yaitu di Oekusi yang terpisah dan berada di tengah wilayah Indonesia. Garis batas antar negara di NTT terletak di sembilan kecamatan. Satu kecamatan di Kabupaten Kupang, tiga kecamatan di TTU, dan lima kecamatan di Kabupaten Belu. Permasalahan batas dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu, Unresolved dan Unsurveyed. Unresolved adalah masalah perbatasan yang belum terselesaikan, sementara Unsurveyed maksudnya wilayah yang belum bisa disurvey karena ada penolakan warga. Permasalah batas meliputi tiga, Unresolved di Noel Besi/Citrana, Bijael Sunan/Oben dan Dilumil/Memo, serta satu Unsurveyed area yaitu di Subina.


Kerjasama Pertahanan Tingkat Regional di Bidang Tekhnologi Militer/Alutsista

Rabu, 09 Juni 2010
Jakarta, DMC - Kementerian Pertahanan menggalang kerjasama tingkat regional dengan Negara-negara ASEAN dalam bidang teknologi militer. Diantaranya  telah ditandatanganinya MoU antara Menhan RI dengan  Menteri Pertahanan Cina pada tahun 2007, dengan tujuan untuk meningkatkan hubungan kedua negara guna mencapai mutual benefit respect di masa-masa mendatang.



Keluarga Korban Peristiwa Trisakti Mei 1998 Menggugat Pengangkatan Wamenhan

Selasa, 25 Mei 2010
Jakarta, DMC - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyiapkan pembelaan terhadap Wamenhan Letjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin atas gugatan yang diajukan oleh keluarga korban peristiwa Trisakti Mei 1998, pengangkatannya sebagai Wamenhan yang diduga terlibat pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat pada peristiwa kerusuhan Mei tahun 1998 di Jakarta.


Alokasi Tambahan Anggaran Dalam APBN-P Untuk Kemhan Masih Sangat Kurang

Jumat, 14 Mei 2010
Jakarta, DMC - Alokasi APBN  tahun  2010 untuk Kemhan/TNI sebesar Rp 42 triliun, dengan rincian  Rp 5  triliun untuk pemeliharaan dan perawatan alutsista TNI , Rp 21 triliun untuk gaji dan sebagian lagi untuk belanja rutin, serta untuk tunjangan kesejahteraan prajurit/PNS. Dari Rp 5 triliun yang dikhususkan untuk  pemeliharaan dan perawatan alutsista TNI masih kurang dan tidak mencukupi. Oleh sebab itu Kemhan mengajukan tambahan anggaran pada APBN-P 2010 sebesar Rp 5 triliun untuk pemeliharaan dan perawatan alutsista TNI. 


Gosong Niger dan Camar Bulan Tetap Milik Indonesia

Kamis, 14 Mei 2009
Menanggapi pernyataan Asy’ari, sebagaimana yang diberitakan Koran Indo Pos,  tanggal  31 Maret 2009, bahwa  dua wilayah Gosong Niger dan Camar Bulan yang terletak di Desa Temanjuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, beresiko masuk  wilayah Malaysia.



     Search



     Arsip Berita
· PERLUNYA SABUK PENGAMAN DAERAH PERBATASAN
· Universita Pertahanan mencetak pemikir handal dalam pertahanan
· Mari wujudkan pemilu 2009 sebagai pemilu damai
· NETRALITAS TNI ADALAH SUATU KEHARUSAN
· PERLUNYA REFORMASI BIROKRASI GUNA MEMBANGUN PNS DEPHAN LEBIH POTENSIAL
· Dilematis RUU Peradilan Militer
· RUU Peradilan Militer agar pertimbangkan aspek psikologis TNI-Polri
· RUU Kamnas belum sampai pada tahap pembahasan

Semua Berita





Biro Humas Setjen Dephan RI ©2007
Jl. Medan Merdeka Barat No. 13-14 Jakarta Pusat

KOTAK POS 2005 JAKARTA 10020
redaksidmc@dephan.go.id