1

     Languages



     Categories Menu
· Politik & Hankam
· Ekonomi & Hukum
· Iptek&Pendidikan
· Diplomasi Pertahanan
· Kesra & Personel
· Opini/Artikel
· Olahraga & Religi
· Berita TNI Pilihan
· Kliping Internet
· Jurnal
· Tanggapan Kasus

     Statistik
· Statistik


     Perpustakaan
Perpustakaan Dephan

     Sedang Online
Saat ini ada, 29 tamu

TIM REAKSI CEPAT KONGA XXVI-B2 FPC

Kamis, 04 Maret 2010

Satgas Konga XXVI-B2 Indo Force Protection Company (FP Coy) yang tergabung sebagai pasukan Pemelihara Perdamaian  (Peace Keeping Forces) United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) melaksanakan latihan sekaligus menyiapkan Quick Response Team (QRT) atau biasa dikenal dengan Tim Reaksi Cepat.  Latihan ini  merupakan bagian dari salah satu tugas pokok Satgas Indonesian FP Coy sebagai Tim Kawal Head Quarter di UNIFIL.  Latihan Tim Reaksi Cepat itu dipimpin langsung oleh Dansatgas FPC Letkol Inf Fulad, sedangkan sebagai penanggung jawab di lapangan adalah Kapten Marinir R. Saragih yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Tim 2 Satgas Konga XXVI-B2 FPC.

Pelaksanaan latihan Quick Response Team (QRT) berlangsung di sekitar area Naqoura, Lebanon Selatan pada hari Senin (1/3)  ditujukan untuk mengasah maupun memelihara kemampuan personel Satgas Kontingen Garuda XXVI-B2 dalam hal mengatasi ancaman di waktu yang sangat singkat,  khususnya mengatasi ancaman jarak dekat terhadap Markas UNIFIL dengan tetap berpedoman pada Role of Engagement (RoE) maupun Standar Operating Procedure (SOP) yang telah di tetapkan oleh UNIFIL.

Latihan yang dilaksanakan untuk menguji kemampuan bergerak Tim Kawal Satgas Indo Force Protection Coy itu dibatasi maksimal dalam waktu 5 menit siap bergerak ke setiap tempat atau hotspot yang telah ditentukan dan berada di area Naqoura New Extention Camp. Tim kawal yang terdiri dari 3 unit pada awalnya tetap melaksanakan tugas harian di area New Extention Camp dan bila terdapat panggilan dari Perwira jaga, maka Unit pertama yang menerima perintah untuk bergerak akan menuju Duty Officer Room untuk menerima petunjuk lebih lanjut dalam menjalankan tugas berikutnya. Kecepatan tersebut ditentukan berdasarkan tingkat urgensitas yang  dibutuhkan saat terjadinya perubahan situasi dan kondisi di area operasi yang menjadi tanggung jawab Satgas Indonesian Force Protection Company di Lebanon atau atas perintah langsung dari Force Commander selaku pemegang kekuasaan penuh untuk menggerakkan seluruh pasukan yang berada di Lebanon Selatan.

Dengan pelatihan tersebut secara rutin, Letkol Inf Fulad sebagai Komandan Satgas Indonesian Force Protection Company mengharapkan seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas Konga XXVI-B2 Indo FP Coy dapat melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh UNIFIL dengan baik dan berhasil sesuai dengan yang diharapkan, dimana hasil kinerja yang ditunjukkan oleh setiap personel Satgas akan memberikan nilai tambah tersendiri bagi kontingen Indonesia di Lebanon dan tentunya hal tersebut akan berdampak positif bagi bangsa Indonesia di dunia internasional.

Sumber: Perwira Penerangan Konga XXVI-B1/Unifil/Dispenad



 
     Link Terkait
PERLUNYA REFORMASI BIROKRASI GUNA MEMBANGUN PNS DEPHAN LEBIH POTENSIAL
Pentingnya Kesadaran Bela Negara Menjadi Landasan Sikap Dan Prilaku Para Seniman Dan Budayawan
Penerimaan CPNS Dephan & TNI 2008
Hikmah Maulid Nabi Sebagai Teladan Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan

     Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak







Biro Humas Setjen Dephan RI ©2007
Jl. Medan Merdeka Barat No. 13-14 Jakarta Pusat

KOTAK POS 2005 JAKARTA 10020
redaksidmc@dephan.go.id