Satgas Konga XXVI-B2 Indo Force Protection Company (FP Coy) yang
tergabung sebagai pasukan Pemelihara Perdamaian (Peace Keeping Forces)
United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) melaksanakan latihan
sekaligus menyiapkan Quick Response Team (QRT) atau biasa dikenal
dengan Tim Reaksi Cepat. Latihan ini merupakan bagian dari salah satu
tugas pokok Satgas Indonesian FP Coy sebagai Tim Kawal Head Quarter di
UNIFIL. Latihan Tim Reaksi Cepat itu dipimpin langsung oleh Dansatgas
FPC Letkol Inf Fulad, sedangkan sebagai penanggung jawab di lapangan
adalah Kapten Marinir R. Saragih yang sehari-hari menjabat sebagai
Komandan Tim 2 Satgas Konga XXVI-B2 FPC.
Pelaksanaan latihan
Quick Response Team (QRT) berlangsung di sekitar area Naqoura, Lebanon
Selatan pada hari Senin (1/3) ditujukan untuk mengasah maupun
memelihara kemampuan personel Satgas Kontingen Garuda XXVI-B2 dalam hal
mengatasi ancaman di waktu yang sangat singkat, khususnya mengatasi
ancaman jarak dekat terhadap Markas UNIFIL dengan tetap berpedoman pada
Role of Engagement (RoE) maupun Standar Operating Procedure (SOP) yang
telah di tetapkan oleh UNIFIL.
Latihan yang dilaksanakan untuk
menguji kemampuan bergerak Tim Kawal Satgas Indo Force Protection Coy
itu dibatasi maksimal dalam waktu 5 menit siap bergerak ke setiap
tempat atau hotspot yang telah ditentukan dan berada di area Naqoura
New Extention Camp. Tim kawal yang terdiri dari 3 unit pada awalnya
tetap melaksanakan tugas harian di area New Extention Camp dan bila
terdapat panggilan dari Perwira jaga, maka Unit pertama yang menerima
perintah untuk bergerak akan menuju Duty Officer Room untuk menerima
petunjuk lebih lanjut dalam menjalankan tugas berikutnya. Kecepatan
tersebut ditentukan berdasarkan tingkat urgensitas yang dibutuhkan
saat terjadinya perubahan situasi dan kondisi di area operasi yang
menjadi tanggung jawab Satgas Indonesian Force Protection Company di
Lebanon atau atas perintah langsung dari Force Commander selaku
pemegang kekuasaan penuh untuk menggerakkan seluruh pasukan yang berada
di Lebanon Selatan.
Dengan pelatihan tersebut secara rutin,
Letkol Inf Fulad sebagai Komandan Satgas Indonesian Force Protection
Company mengharapkan seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas Konga
XXVI-B2 Indo FP Coy dapat melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh
UNIFIL dengan baik dan berhasil sesuai dengan yang diharapkan, dimana
hasil kinerja yang ditunjukkan oleh setiap personel Satgas akan
memberikan nilai tambah tersendiri bagi kontingen Indonesia di Lebanon
dan tentunya hal tersebut akan berdampak positif bagi bangsa Indonesia
di dunia internasional.
Sumber: Perwira Penerangan Konga
XXVI-B1/Unifil/
Dispenad