Jakarta, DMC - Menyambut peringatan kelahiran RA.Kartini, Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan Departemen Pertahanan (DWP Dephan) mengadakan ceramah tentang gizi yang berjudul “Nutrisi Sehat Menghambat Proses Penuaan”, Kamis (14/2), di Aula Nusantara I Dephan, Jakarta. Sebagai pembicara dr. Natalia Emmy Lusiana, Sm, Sp, GK. Hadir pada kegiatan tersebut ketua DWP unit Dephan, Ny. Etty Sjafrie Sjamsoeddin dan para pengurus serta anggota DWP yang merupakan perwakilan dari satker-satker di Dephan.
Dalam sambutannya ketua DWP unit Dephan Ny. Etty Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, kegiatan ceramah ini dilaksanakan untuk menambah wawasan dan meningkatkan pengetahuan bagi anggota DWP Dephan, dalam menentukan nutrisi yang tepat untuk menghambat proses penuaan dini. Selain itu lanjut ketua DWP unit Dephan menjelaskan, kegiatan ceramah ini juga dilaksanakan mengingat sebagian besar anggota DWP Dephan rata-rata diatas usia 50 tahun.
Sementara itu dr. Natalia Emmy Lusiana, Sm, Sp, GK, dalam ceramahnya mengatakan, menjadi tua adalah suatu proses alamiah yang pasti terjadi pada setiap manusia. Namun demikian setiap orang dapat melakukan usaha memperlambat proses penuaan dini tersebut, salah satunya dengan menkonsumsi makanan sehat dan olahraga secara teratur sehingga mempunyai pola hidup yang sehat.
Dijelaskan dr. Natalia, proses penuaan secara teori terbagi menjadi tiga bagian, yaitu teori organ adalah suatu organ yang bisa mempengaruhi organ yang lain yaitu faktor imunitas (kekebalan). Bagi orang yang mempunyai imunitas bagus secara otomatis akan terlihat lebih muda dibandingkan dengan orang yang imunitasnya tidak bagus.
Kedua teori sel, yaitu didalam sel tersebut terdapat
Deoxyribose Nucleic Acid (DNA). Bagi setiap manusia DNA ini sudah terprogram dan apabila manusia memiliki pola hidup sehat, maka akan mencapai umur yang maksimal. Sedangkan teori terakhir berdasarkan adanya radikal bebas, yaitu suatu elektron yang akan mempengaruhi sel-sel manusia. Elektron tersebut dapat muncul dari dalam maupun luar tubuh setiap manusia diantaranya disebabkan makanan yang tidak sehat dan polusi udara.
Pada akhir ceramahnya, dr Natalia menganjurkan kepada seluruh peserta untuk mengkonsumsi makanan yang seimbang. Makanan yang seimbang tersebut merupakan komposisi antara karbrohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan olahraga yang teratur. Dengan makanan yang seimbang dan olahraga yang teratur, setiap manusia dapat dikategorikan telah melakukan pola hidup yang sehat. (IK/HDY)