1

     Languages



     Categories Menu
· Politik & Hankam
· Ekonomi & Hukum
· Iptek&Pendidikan
· Diplomasi Pertahanan
· Kesra & Personel
· Opini/Artikel
· Olahraga & Religi
· Berita TNI Pilihan
· Kliping Internet
· Jurnal
· Tanggapan Kasus

     Statistik
· Statistik


     Perpustakaan
Perpustakaan Dephan

     Sedang Online
Saat ini ada, 33 tamu

Pentingnya Kesadaran Bela Negara Menjadi Landasan Sikap Dan Prilaku Para Seniman Dan Budayawan

Selasa, 08 Juli 2008

Jakarta, DMC - Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Departemen Pertahanan (Dirjen Pothan Dephan) mengatakan, dalam era krisis panutan dan keteladanan saat ini, keberadaan seniman dan budayawan adalah pilihan role model bagi masyarakat. Oleh karena itu, penting kiranya kesadaran bela negara menjadi landasan sikap dan prilaku para seniman dan budayawan sehingga menyempurnakan keberadaannya sebagai pribadi yang pantas ditiru dan dianut.

“Bimbingan Teknis Pendidikan Kesadaran Bela Negara (Bimnis PKBN) bagi seniman dan budayawan dinilai sangat penting dan strategis, karena seniman adalah public figure yang sikap dan prilaku serta perannya seringkali menjadi perhatian bahkan menjadi trend setter bagi banyak orang”, ungkap Dirjen Pothan Dephan Prof. Dr. Budi Susilo Supandji, D.E.A, saat membuka Bimnis PKBN bagi Seniman dan Budayawan Tingkat Pusat TA.2008, Selasa (8/7) di kantor Ditjen Pothan Dephan, Jakarta. Hadir dalam acara pembukaan antara lain sejumlah pejabat eselon II dan III di lingkungan Dephan.

Lebih lanjut Dirjen Pothan mengatakan, kesadaran bela negara ini akan menjadi sempurna jika diikuti pula oleh para sutradara dan insan media khususnya pertelevisian. Sutradara dan insan media memiliki peran yang sangat penting dalam turut serta membentuk dan mendidik moral masyarakat sebagai manusia yang berbudaya melalui tontonan atau suguhan yang ditayangkan.

Menurut Dirjen Pothan, sudah saatnya untuk merubah mindset dengan tidak hanya sekedar mementingkan aspek komersial semata, tetapi juga berpikir dan bertindak untuk kepentingan yang jauh lebih besar yaitu menyelamatkan mental dan moral masyarakat yang berkepribadian dan berbudaya Indonesia sebagai cerminan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia. “Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan suguhan tontonan, akan tetapi juga tuntunan yang mendidik”, tambahnya.

Melalui kegiatan Bimnis PKBN ini, Dirjen mengharapkan dapat menambah kualitas para seniman dan budayawan yang tidak saja profesional dibidangnya akan tetapi juga berkarakter serta memiliki kesadaran moral kebangsaan dan bela negara. Seniman dengan kualitas inilah yang diharapkan oleh bangsa ini, guna membangun bangsa Indonesia agar menjadi bangsa yang maju, berbudaya dan bermartabat, sehingga mampu mewujudkan bangsa yang percaya diri, sejajar dan sederajat dengan bangsa – bangsa lain di dunia.

Diakhir sambutannya, Dirjen Pothan mengajak para seniman dan budayawan bersama – sama membangun kesadaran untuk senantiasa melalukan yang terbaik bagi bangsa dan negara sesuai profesi masing - masing. “Para peserta yang berasal dari seniman dan budayawan diharapkan dapat berada di garis depan dalam turut menyelamatkan bangsa khususnya di bidang budaya bangsa”, tambahnya.
Kegiatan Bimnis PKBN bagi Seniman dan Budayawan Tingkat Pusat TA. 2008 berlangsung selama satu hari dengan tema “ Peran seniman dan Budayawan Dalam Bela Negara Sebagai Upaya Membangun Pertahanan Budaya bangsa dan Keutuhan NKRI”.

Bimnis kali ini diikuti sebanyak 56 perserta, masing - masing antara lain berasal dari, Persatuan Artis Film Indonesia, Yayasan Kreasi Artis Indonesia, Persatuan Budayawan Tionghoa, Persatuan Karyawan Film dan Televisi Indonesia, Sekar Budaya Nusantara dan beberapa unsur dari pertelevisian nasional.

Selama mengikuti Bimnis, para peserta mendapatkan beberapa materi antara lain tentang kebijakan dan strategi pembinaan potensi pertahanan, tataran dasar bela negara, peran media massa dalam pertahanan budaya bangsa Indonesia dan peran seniman dan budayawan dalam pembangunan karakter dan jati diri bangsa sebagai upaya pertahanan budaya Indonesia.(BDI/PMK)





DMC/SAPARDI









































 
     Link Terkait
PERLUNYA REFORMASI BIROKRASI GUNA MEMBANGUN PNS DEPHAN LEBIH POTENSIAL
Penerimaan CPNS Dephan & TNI 2008
Hikmah Maulid Nabi Sebagai Teladan Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan
Penerimaan CPNS Dephan 2008

     Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak







Biro Humas Setjen Dephan RI ©2007
Jl. Medan Merdeka Barat No. 13-14 Jakarta Pusat

KOTAK POS 2005 JAKARTA 10020
redaksidmc@dephan.go.id