Surabaya, DMC - Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” bekerjasama dengan Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP) Bidang Pendidikan menggelar kegiatan Sistem Integrasi Mahasiswa Dewasa (SIMADA) ke IV di Pulau Bawean , Jawa Timur. Program SIMADA ke IV tersebut dibuka oleh Ketua YKPP Prof. Dr. M. Bambang Pranowo, Senin (26/7) di Kampus UPN “Veteran” , Surabaya, Jawa Timur.
Program SIMADA yang dimotori oleh ketiga UPN “Veteran” baik UPN “Veteran” Jawa Timur, Yogyakarta maupun Jakarta bersama dengan YKPP Bidang Pendidikan sebagai model penguatan bela negara bagi masyarakat daerah perbatasan dan terpencil dalam naungan NKRI.
Penyelengaraan SIMADA ke IV tersebut dilaksanakan selama 15 hari dimulai tanggal 26 Juli sampai 8 Agustus 2010, diikuti oleh 150 Mahasiswa yang berasal dari UPN “Veteran” Jatim, Yogyakarta dan Jakarta.
Dipilihnya Pulau Bawean sebagai lokasi SIMADA IV adalah dengan pertimbangan sebagai tempat uji awal dan dijadikan model untuk mengimplemantesikan program Kemhan dalam membangun daerah perbatasan kususnya pulau-pulau terluar dan terpencil.
Mengingat potensi sumber daya alam, Pulau Bawean relevan dipilih sebagai lokasi yang memiliki banyak keunggulan daerah untuk dikembangkan dan diperlukan sentuhan teknologi dari kampus sebagai daya ungkit ekonomi desa.
Disamping itu, pemilihan daerah tersebut dapat memberikan peningkatan pemahaman tentang wawasan nusantara dan juga dapat untuk memupuk jiwa nasionalisme dalam bermasyarakat dengan melakukan program pemberdayaan masyarakat untuk menaikan taraf hidup masyarakat setempat.
SIMADA merupakan agenda rutin dua tahunan UPN “Veteran”. Pertama kali dilaksanakan di Jakarta pada tahun 2003, kedua di Yogyakarta pada tahun 2005 dan ketiga di Surabaya pada tahun 2007.
UPN “Veteran” selalu berperan memberikan dukungan penuh pada setiap program kerja yang dicanangkan Kementerian Pertahanan (Kemhan) diantaranya pertahanan yang berbasis nir militer.
Salah satu Tri Dharma perguruan tinggi yaitu penelitian dan pengabdian masyarakat, UPN “Veteran” berupaya mengoptimalisasikannya kepada masyarakat untuk memperdayakan Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan mengimplementasikan dalam kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata). Disisi lain masyarakat setempat memperoleh pemahaman pada bidang kehidupan Idiologi, Politik, ,Ekonomi, Sosial dan Budaya serta Pertahanan.
Bedasarkan Pancasila, bela negara adalah tekad, sikap dan perilaku yang dijiwai cinta NKRI dan UUD 1945 dan rela berkorban demi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara bagi setiap warga Indonesia. Hal inilah yang terus dikembangkan UPN “Veteran” sebagai labotarium Kemhan dalam kehidupan kampus dan mengimplementasikannya pada kurikulum yang ada. (IDR/BDI/PGN)
DMC/SASI